Meraih mimpi bersamanya
Puisi kali ini berbeda dr biasanya. Karena ada yg reques nih.ehehe Disini aku kuliah sambil menyantri. Walaupun yahhh beginilah aku. Blm bisa dibilang bener2 santri. Masih agak nakal. Tapii inshaalloh aku disini berniat menjadi lebih baik. Agar aku mampu mengendalikan kebutuhan duniawiku lewat ilmu yang aku bekalkan di akhirot kelak. Baiklah cukup sampai sini ya bosa basinya. Takut nanti kamu bosen.. hehe. Iya lo kamu. Aku gk mau kamu bosen sama aku.. eeiiitzzz maksudnya sama puisiku Berlayar Bak Kapal Karam Pemuda, ingatkah kamu pada hamparan pasir itu Yang setelah kau menginjaknya pasti tersisa tapak kakimu Yang selalu dapat terhapus setelah angin dan ombak menyapunya Lalu, pahamkah dikau tentang tanyaku tadi? 😏 Sadarilah dunia ini bagai pasir yang mudah terkikis oleh batas usia atas kehendakNYA Dimana ia datang tanpa berita dan tanpa persiapan darimu Yang ia datang membawa perintahNYA tanpa TUHAN dengar alasan darimu tentang penundaan ...